Tirta Studio,jadwal kelas yang langsung kelihatan.
Studio yoga dan pernapasan di Canggu, Sanur, dan online. Orang buka website studio yoga untuk satu hal: jadwal. Jadi jadwal minggu ini kami taruh di layar pertama, lengkap dengan sisa kursinya.
Proyek konsep. Tirta Studio brand karangan kami. Websitenya dibangun betulan, sampai kursi kelasnya bisa dipesan dan dapat email konfirmasi.
Ceritanya
Tirta Studio punya dua tempat, Canggu dan Sanur, plus kelas online. Kelasnya kecil, maksimal empat belas orang, dengan tiga guru tetap. Jenis usaha yang hidupnya dari orang yang datang berulang, bukan dari orang baru terus.
Anehnya, hampir semua studio yoga menyembunyikan jadwal. Ada yang menaruhnya di file PDF, ada yang cuma di story Instagram yang hilang setiap hari. Orang jadi harus chat dulu cuma untuk tahu jam berapa kelas hari Rabu.
Kami mulai dari asumsi sebaliknya. Sembilan dari sepuluh orang yang membuka situs ini datang untuk melihat jadwal. Jadi jadwal jadi isi utama beranda, bukan halaman terpisah di menu kelima.
Batasan yang kami pilih
Batasan ini yang menentukan bentuk halamannya.
- Jadwal minggu ini harus terbaca tanpa klik apa pun dan tanpa filter.
- Kelas yang sudah penuh tetap ditampilkan, tidak disembunyikan. Orang perlu tahu jam mana yang selalu ramai.
- Maksimal dua klik dari beranda sampai kursi terpesan.
- Halaman paket harus menyebut syaratnya di tempat yang sama, bukan di halaman ketentuan terpisah.
- Tidak ada video besar di layar pertama dan tidak ada musik otomatis.
Batasan kedua yang paling sering ditolak pemilik studio. Kelas penuh terasa seperti kabar buruk. Padahal itu bukti kelasnya diminati, sekaligus alasan orang mau booking lebih awal minggu depan.
Keputusan desain
Warna dasarnya Bone, #F1EDE6, putih hangat yang tidak menyilaukan. Warna gelapnya Forest Sage, #3E5545, hijau tua yang teredam, dipakai untuk teks judul dan blok bawah. Hijau ini sengaja tidak segar. Hijau cerah terasa seperti klinik, bukan seperti ruang latihan.
Aksennya Amber, #D89B3C, dan dipakai hemat sekali. Amber cuma muncul di dua tempat: angka sisa kursi dan tombol pesan. Jadi warna itu selalu berarti satu hal, yaitu ada keputusan yang bisa kamu ambil di sini. Garisnya #D8D1C4.
Judul memakai Spectral, serif humanis dengan bentuk yang agak lembut. Isi teks dan seluruh jadwal memakai DM Sans. DM Sans dipilih bukan karena mood, tapi karena angkanya. Jadwal itu tabel penuh jam, durasi, dan sisa kursi. Angka DM Sans lebarnya seragam, jadi kolom jam tetap lurus tanpa perlu diatur satu-satu.
Jarak antar baris dilonggarkan di atas standar. Halaman studio yoga yang padat terasa berlawanan dengan yang dijual. Ruang kosong di sini bagian dari pesannya, bukan sisa layout.
Yang dibangun
WordPress dengan Elementor, ditambah Amelia untuk booking.
- Tipe konten Kelas, dengan field guru, lokasi, durasi, level, dan kapasitas.
- Tampilan jadwal mingguan yang menarik data dari Kelas dan menghitung sisa kursi sendiri.
- Booking dua langkah, dengan email konfirmasi dan pengingat sebelum kelas.
- Aturan batal gratis sampai empat jam sebelum kelas, dipasang di sistemnya, bukan cuma ditulis.
- Kelas online: link Zoom terkirim otomatis setelah kursi terkunci, dan rekamannya berlaku tiga puluh hari.
- Halaman tiga guru, ditautkan ke kelas yang mereka ajar.
- Halaman paket dengan tiga pilihan, syarat dan cara berhenti ditulis di kartu yang sama.
Guru bisa buka dan tutup kelasnya sendiri lewat dashboard. Jadwal ikut berubah otomatis, tanpa perlu buka Elementor.
Yang akan kami ukur kalau ini proyek nyata
Bagian ini rencana, bukan hasil. Tirta Studio tidak punya murid sungguhan, jadi tidak ada angka yang bisa kami tunjukkan. Kalau studio ini nyata, ini yang kami pantau.
- Berapa persen yang melihat jadwal lalu benar-benar mengunci kursi.
- Jam kelas mana yang penuh duluan, dan berapa hari sebelumnya.
- Berapa yang batal di bawah empat jam, karena itu kursi yang hangus.
- Berapa yang ikut kelas coba lalu balik lagi dalam tiga puluh hari.
- Berapa yang booking dari HP dibanding dari laptop, dan di jam berapa.
- Waktu muat halaman jadwal di HP, karena halaman ini paling sering dibuka.
Angka keempat yang paling penting buat usaha seperti ini. Studio kecil hidup dari orang yang kembali. Kalau kelas coba ramai tapi yang balik sedikit, masalahnya di kelasnya, bukan di websitenya. Laporan yang jujur harus bisa menunjukkan bedanya.
Tabel jadwal jadi kartu bertumpuk.
Tabel jadwal tidak pernah enak di HP. Menggulir menyamping bikin orang kehilangan kolom jam. Jadi tiap baris jadwal berubah jadi satu kartu penuh lebar. Hari dan jam di atas, nama kelas di tengah, lokasi dan sisa kursi di bawah.
Sisa kursi tetap warna amber, dan kelas penuh tetap ditampilkan dengan kartu yang diredupkan. Tombol pesan pindah ke dalam tiap kartu, jadi tidak perlu menggulir balik ke atas. Karena hampir semua booking datang dari HP, tampilan ini yang kami rancang duluan, baru desktopnya menyusul.
Senja Living, toko perabot perajin kecil
Usaha kamujalan lewat jadwal?
Ngobrol 30 menit dulu, gratis. Kami tanya cara kamu mengatur kursi sekarang, dan berapa banyak waktu yang habis untuk membalas chat. Penawaran dengan angka pasti kami kirim dalam dua hari kerja.

